![]() |
| Gambar oleh Tumisu dari Pixabay |
6 Februari 2023
Menemukan Kehilangan
2 April 2021
Inersia Melankolia
![]() |
| Pixabay - Alexandra Haynak |
Kau melihat hujan jatuh di wajahmu. Lewat cermin. Angin dingin. Kepalamu menyimpan seluruh warna biru dan mengemasnya dalam warna abu-abu sebuah adegan yang mati-matian kau hindari di seluruh usia yang Tuhan luruhkan padamu. Perpisahan.
1 Maret 2021
Rahasia Seekor Paus dan Pertikaian Tentang Kepala
![]() |
| Pixabay - Layers |
13 Februari 2021
Sebutir Telur
6 Februari 2021
Ritual Memecah Keramik
![]() |
| Pexels - Steve Johnson |
29 Januari 2021
Kuna
![]() |
| Pexels - Steve Johnson |
Tidak seorang pun mengetahui bagaimana mulanya, hari itu Limia bercerita dengan menggebu-gebu bahwa ia kehilangan seekor entok miliknya. Entok yang tiga hari sebelumnya tuntas ia bayar seharga seratus lima puluh ribu rupiah dari Mun, tetangganya.
22 Januari 2021
Tetapi Hujan Turun Lama Sekali
![]() |
| Pixabay - cocoparisienne |
Hujan turun dengan wajah yang demikian resah, menyisakan langit kelabu pekat yang hampir tidak menyisakan tempat bagi warna-warna terang untuk singgah di antaranya. Seorang laki-laki muncul dengan tatapan heran, menenteng sebuah jas hujan yang tidak dipakainya meski pada akhirnya seluruh tubuh kuyup dipenuhi tumpahan air serupa banjir peluh yang meluap jatuh dari langit semesta.
16 Januari 2021
Inkubator Senyap
![]() |
| Pexels - Franz Van Heerden |
hanya riak yang sedikit nakal
bukan badai; yang membuat puncak jadi landai
akibat gempa di sebuah serangan
yang dalam dan diam-diam
15 Januari 2021
Cangkir-cangkir di Meja Alinda
![]() |
| Pixabay - Chiplanay |
Tak ada yang berbeda dari Alinda. Ia tetaplah sama seperti gadis lain seusianya. Gemar bertanya dan tertawa, dan sedih untuk hal-hal yang tak disukainya di lain waktu. Ia juga menyukai langit, laut dan hujan.
10 Januari 2021
Nama dan Ingatan Tentang Sebelum Hari Ini
“Pastikan kau tidak sedang mabuk ketika sedang mendengarkan cerita ini,”
“Cerita? Mabuk?”
“Ya,”
“Tapi tak seorang pun mampu mendengar dengan baik ketika sedang berada dalam kondisi mabuk.”
“Benar. Tetapi ada seseorang yang lebih menyukai dirinya berada dalam kondisi ini ketika sedang ingin menuliskan sesuatu,”
“Bagaimana bisa seperti itu?”
1 Januari 2021
Orenda
28 Desember 2020
Pertanyaan dan Pernyataan Lain yang Selalu Ada
![]() |
| Ilustrasi: Unsplash/Jr Korpa |
--Selamat pagi, apakah tidurmu nyenyak?
Aku selalu memimpikan pertanyaan itu, sebuah kalimat tak terlalu penting yang jika kau ucapkan bisa saja membuatku merasa menjadi perempuan paling bahagia. Berlebihan memang, sebab pertanyaan itu sesungguhnya terlalu biasa dan bersifat umum, bisa diucapkan oleh siapa saja, bahkan barangkali oleh seseorang yang tidak kukenal di sebuah bangku kereta.
23 Desember 2020
Adegan Gambar Perihal Bayangan Seorang Lelaki yang Mengenakan Payung di Tubuhnya
14 September 2015
Yuki-Onna
![]() |
| Sumber: Detik.com |
Musim dingin yang rapuh. Seekor anjing berwarna abu-abu pekat mengantarkan Fuku tersesat dalam sebuah kerumitan badai salju di hutan Aokigahara—hutan yang dipercaya orang Jepang sebagai salah satu tempat keramat untuk bunuh diri. Jiro—nama anjing itu—tiba-tiba berlari seolah kuda pacu yang tengah berlaga, menembus labirin demi labirin yang membingungkan sebab segalanya telah berubah menjadi bukit landai berwarna putih. Fuku kehilangan jejak Jiro, sebab napasnya tak cukup kuat untuk bertanding lari dengan seekor anjing.
14 Februari 2014
Tidak Ada Kata-kata
lama sekali rasanya tidak membiarkan kata-kata
Sebutir Telur
rupanya perut terburu-buru menagih kelaparan
aku memberanikan diri untuk menyalakan kompor yang lumpur
oleh cipratan air dan kotoran minyak
kusiapkan sebutir telur dengan hati-hati
barangkali tiba-tiba sebentar lagi terdengar suara ayam
yang mendesak ingin memecah cangkang
lalu larilah suara itu sampai pada telinga yang gatal
kita masih saja telur ceplok yang mencintai minyak goreng
di atas teflon panas yang dijilati api
yang meletup demikian riang hingga matang dan siap hidang
Februari 2013
Mengirim Rindu
tapi kau bilang kau lupa cara membuka pintu
kemudian aku mengirimkan melalui sebuah surat
tapi kau lupa memberikan sebuah alamat
aha!
aku mengirimkannya pada sebuah dering ponsel
“halo, aku rindu dari si anu”
2014
Malam pada Secangkir Kopi
namun aku begitu keras kepala
dan tak pernah ingin menjadi lupa
menyediakan secangkir kopi pada malam
tiap-tiap kau datang bertandang
aku tidak suka kopi, katamu lagi
dan aku tetap menyeduh secangkir kopi
untuk menemani percakapan kita yang dihantui sunyi
aku tidak suka kopi, katamu berkali-kali
dan aku tetap ingin menjadi tuli
2014
Puisi-puisi Ilusi
Oleh: Fina Lanahdiana
ILUSI
siapa yang sedang duduk menunggu
di bawah pohon mangga setiap sore menjelang nyala lampu-lampu
ia sendiri dan kesepian
seperti seorang perempuan yang rapuh
sebab jam dinding tiba-tiba menjadi gaduh
rikuh sebab tak ada yang bernama kepastian
yang mesti dipelihara di dalam dadanya
o, angin ...
janganlah datang ketika hujan malam-malam
nanti kau habis ditelan kegelapan
ia masih berdiri dan menepi
wajahnya sendu
menyanyikan lagu-lagu kesedihan yang syahdu
kini ia tak lagi menyepi sebab telah dilahap sebuah ilusi
2014
ILUSI II
aku sedang duduk menjatuhkan kepalaku di atas meja
ketika tiba-tiba seseorang datang tanpa mesti kukirim surat undangan
ia lahir dari selembar foto di tanganku
rupanya yang bernama ajaib tidak melulu harus keluar dari sebuah lampu aladin
pertama-tama kepalanya, lehernya, tangannya, tubuhnya, kemudian kakinya
kini ia telah sempurna menyerupai manusia
matanya menyala-nyala, mulutnya membunyikan suara
“kamu siapa?”
“aku tidak punya nama.”
“siapa?”
“kenangan.”
2014
ILUSI III
seorang bocah sedang berkejaran dengan angin
matanya menyala serupa lampu
pada malam-malam yang piatu
pada suatu hari ia bermimpi
didatangi seekor kupu-kupu
ia terbangun pada keesokan hari
menjelang subuh
ibu, ibu, ibu
aku menjadi seekor kupu-kupu
2014
ILUSI IV
aku berjalan mendekati pintu
di luar gelap sebab ini malam pukul tujuh
tiba-tiba ibu mendekatiku
aku tidak tahu
bagaimana harus memutar alasan pada lidahku yang batu
agar bisa bermain dengan temanku
kata ibu malam adalah waktu yang tepat untuk membaca buku
“ibu?”
“apa?”
“ada hantu.”
2014
13 Februari 2014
Sebuah Cerita yang Mendaur Ulang Dirinya
menjadikanmu sebagai perumpamaan ulat bulu
yang merubah dirinya sebagai kupu-kupu













